EN
I. Persiapan Sebelum Uji
| TANGGAL UJI | 16 Desember 2024 |
| Petugas Uji | Insinyur dari Tanbos (He Sen, Wei Hongchang) |
| Lokasi uji | Kota Hangzhou |
| Metode pemasangan | Penguburan Langsung |
| Lokasi Kedua Ujung | Kedua ujung berada di panel saklar |
| Instrumen yang digunakan | Sistem Lokasi Kegagalan Kabel T18 |
| Informasi dasar situs | kabel 380 V, panjang 198 m, kedua ujungnya digantung, jalur diketahui |
II. Prosedur Pengujian
Langkah 1: Menentukan Sifat Gangguan
Isolasi antar fase diukur menggunakan megohmmeter isolasi di lokasi, dan sifat gangguan awal ditentukan sebagai berikut:
Penentuan awal: Fase A utuh, sedangkan fase B dan C menunjukkan gangguan tahanan tinggi.
Langkah 2: Pra-lokalisasi kerusakan
Metode pulsa tegangan rendah digunakan untuk menguji fase A kabel yang baik, seperti ditunjukkan pada Gambar 1. Panjang total kabel terukur sebesar 198 meter. Pengukuran dilakukan pada fase B dan C, dan jarak gangguan ditentukan sekitar 39 meter, seperti ditunjukkan pada Gambar 2. Sebuah sambungan diketahui berada pada jarak sekitar 30 meter; oleh karena itu, gelombang tegangan tinggi langsung diterapkan untuk memastikan lokasi gangguan.

Gambar 1. Panjang Kabel

Gambar 2. Bentuk Gelombang Gangguan Tahanan Rendah
Langkah 3: Pelacak Jalur Kabel
Jalur kabel perkiraan ditunjukkan pada Gambar 3.

Gambar 3. Diagram Jalur Kabel
Langkah 4: Penentuan Lokasi Gangguan Secara Presisi
Berdasarkan situasi di lokasi, informasi dari pelanggan, serta umpan balik dari bentuk gelombang pulsa tegangan rendah, terdapat sambungan pada kabel pada jarak 49 meter. Oleh karena itu, pengujian lonjakan tegangan langsung diterapkan pada kabel yang bermasalah untuk menentukan lokasi gangguan secara tepat. Setelah memastikan jalur kabel, tegangan lonjakan tinggi sebesar 8 kV diterapkan langsung ke kabel. Petugas di lokasi, dengan tetap memperhatikan keselamatan, berpindah ke lokasi sambungan kabel untuk melakukan deteksi akustik. Suara pelepasan muatan yang jelas terdeteksi di titik gangguan, seperti ditunjukkan pada Gambar 4.

Gambar 4. Penentuan Lokasi Gangguan
III. Ringkasan Uji
1. Sebelum melakukan pengujian gangguan kabel, disarankan untuk menganalisis lingkungan sekitar sebanyak mungkin serta memperoleh informasi mengenai kabel dari pelanggan. Tanyakan apakah ada pekerjaan konstruksi terbaru di sepanjang jalur kabel dan karakteristik gangguan kabel tersebut.
2. Jika lokasi kegagalan kabel tidak biasa, seperti kegagalan pada sambungan dalam kasus ini di mana jalurnya jelas, pengujian lonjakan langsung dapat digunakan untuk menentukan lokasi tepat kegagalan.
3. Saat kami melakukan penentuan lokasi awal kegagalan, kami menggunakan sinyal pelepasan dari titik kegagalan untuk menentukan lokasi kegagalan. Oleh karena itu, jika kondisi di lokasi memungkinkan, kami dapat menggunakan berbagai metode penentuan lokasi awal untuk menentukan lokasi awal kegagalan atau melakukan pengujian dari ujung lain guna memverifikasi jarak kegagalan.